Menpora Cup 2013
Sepak Bola Lainnya Gaya Kebanggaan Dua Pemain PPLP Makassar Dipanggil Pelatnas
Minggu, 04 Agustus 2013 | 06:27:55 WIB Oleh : Feryna

Kebanggaan Dua Pemain PPLP Makassar Dipanggil Pelatnas

Kebanggaan Dua Pemain PPLP Makassar Dipanggil Pelatnas
© GarudaSoccer.com
Share This :

GarudaSoccer.com – Deputi Centra Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) memanggil dua siswa PPLP Sepak Bola Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Tim Sepakbola Pelajar Indonesia yang akan tampil pada Kejuaraan Sepakbola Antar Pelajar Asia di Bangkok, Thailand, 11-20 November mendatang.


Kedua pelajar PPLP Makassar itu adalah Reynaldy dan Latifatul Qaffi. Surat pemanggilan mereka terima 30 Juli lalu. Reynal dan Ippal, panggilan akrab Latifatul Qaffi ini akan bergabung pada 18 Agustus usai lebaran nanti. Ia bersama 30 pemain lainnya dari seluruh Indonesia. Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dilaksanakan di Ragunan Jakarta. Carlos de Mello yang akan bertindak sebagai pelatih dan Edi, pelatih PPLP Salatiga sebagai asisten.


Ippal dan Reynal adalah pemain hasil seleksi pada kejuaraan Nasional (Kejurnas) antar PPLP/PPLPD di Aceh, Mei lalu. Reynaldy berposisi sebagai striker. Sementara Ippal, di bek kiri. Kepada GarudaSoccer.com Sabtu siang (3/8) Ippal dan Reynaldi yang dihubungi di tempat terpisah mengaku tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya saat menerima surat pemanggilan dari Kemenpora.


‘’Siapa pun berharap bisa ikut seleksi Kejurnas ini. Kami pun berharap seperti itu. Tapi jujur kami tidak menyangka mendapat panggilan mengikuti Pelatnas,’’ kata kedua pelajar PPLP Makasar ini.


Ippal, anak kedua dari empat bersaudara ini berharap nantinya bisa lolos masuk di tim 18. ‘Saya harus bekerja keras untuk mewujudkan impian saya itu. Berlatih dan menjaga stamina. Semoga saya bisa bersaing dengan pemain-pemain lainnya di seluruh Indonesia,’’ kata pelajar yang kini duduk di bangku kelas 3 PPLP Sepak Bola, Makassar, Sulsel ini.


Lahir di Kabupaten Bulukumba 17 tahun lalu di salah satu kabupaten di bagian selatan Sulsel pada 8 April 1996. Sejak kecil anak kedua dari empat bersaudara pasangan Adri dan Haisa ini memang bercita-cita ingin menjadi pesepakbola handal. Cita-cita remaja yang mengidolakan Ruben Sanadi dan Fabio Cannafaro, pemain timnas Italia ini ingin menjadi pemain Timnas Indonesia, selangkah lagi bakal terwujud.


‘’Setidaknya, bisa menjadi pemain Timnas pelajar dulu. Setelah itu bila berprestasi bisa menjadi pemain Tmnas Indonesia. Saya berharap bisa membahagiakan kedua orang tua saya melalui sepak bola,’’ kata remaja pemilik tinggi badan 170 cm dan berat 60 Kg itu penuh harap.



Harapan serupa juga datang dari Reynaldi. Striker PPLP Sudiang, Makassar ini adalah top scorer pada Kejurnas PPLP/PPLPD di Aceh. Dari tiga kali penampilannya remaja kelahiran 9 Januari 1995 ini mengoleksi enam gol. Ia bahkan mencetak kuatrick (4 gol) saat melawan Riau.


Pemain yang pernah mengenyam pendidikan bola di SSB Swadiri, Makassar ini mengaku hobby bola sejak kecil. Karena itulalah ia optimis dan percaya diri bisa lolos masuk tim 18 nanti. Alasannya karena dukungan kedua orang tua, saudara dan teman.


Lahir dari keluarga sederhana, pemilik tinggi badan 173 Cm dan berat 60 Kg ini bercita-cita membahagiakan ayah dan ibunya dari hasil dia menjadi pesepakbola. Untuk mewujudkan impiannya itu ia mulai merintis jalan ke arah sana, menjadi pemain Timnas.


‘’Itu cita-cita saya dari kecil, ingin menjadi pemain Timnas. Makanya saya tak pernah bosan berlatih dan berlatih. Bila berhasil saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya,’’ kata anak kedua dari empat bersaudara pasangan Abbas dan Cristina Sri ini. Menjadi pesepakbola, kata Naldi, panggilan akrab Reynaldi, mengajarkan dirinya menjadi manusia yang mandiri, disiplin dan bisa mengontrol emosi.


Remaja yang mengidolakan striker timnas Belanda yang saat ini bermain untuk Mancester United (MU), Van Persie dan Chicarito ini mengaku sepak bola juga dapat membentuk karakter manusia bisa lebih baik. Bisa lebih bertanggungjawab dan mampu bekerja sama dengan orang lain. ‘Sepak bola juga membuat orang punya rasa persaudaraan yang tinggi dan saling membantu satu sama lain. Enaknya juga bisa punya banyak teman di seluruh Indonesia,’’ kata pemain yang juga mengidolakan Beto dan Cristian Gonsales ini.


Meski lahir di Makassar, siswa kelas 3 yang ngefens berat dengan klub MU ini mengaku tak pernah bermimpi main di PSM. ‘’Justeru saya memimpikan kelak bisa bermain di Arema, Persisam atau Mitra Kukar. Di PSM kita tidak bisa dihargai sebagai orang Makassar. Jadi mending main di luar. Mungkin kita bisa lebih dihargai,’’ ujar dia penuh harap.(sri syahril)

Dilihat Sebanyak 507 Kali
Komentar Anda
Klasemen Sepakbola
No Klub Main Poin
1
Persib Bandung
33 60
2
Mitra Kukar
32 59
3
Sriwijaya FC
32 57
4
Barito putra
32 50
5
Gresik United
33 45
#Lihat Selengkapnya
Top Skorer
Info Iklan | Tentang Kami | Kontak | Disclaimer | Redaksi | Privacy Policy | Back to top!
Copyright © 2013 Garuda Soccer All right reserved
Developed by